Salah satu pemikiran adalah bahwa klaim itu dibuat untuk menyampaikan betapa besarnya Tembok China dan besarnya prestasi manusia dalam membuat bangunan. Sekarang diterima bahwa proposisi itu adalah salah.

Bagian Mongolia tengah, sekitar 200 mil utara Beijing, diambil pada 24 November 2004, dari Stasiun Luar Angkasa Internasional. Poin panah kuning menunjuk ke lokasi yang diperkirakan 42.5N 117.4E dimana Tembok China terlihat. Panah merah menunjuk ke bagian tembok lain. (Sumber : NASA)
Kemudian lihat juga gambar berikutnya. Sementara Tembok Besar China sangat sulit untuk dilihat atau difoto dari orbit rendah, bagian dinding dapat dilihat dengan mudah pada citra radar. Gambar ini adalah bagian dari dinding di padang pasir sekitar 435 mil barat Beijing dibuat oleh Spaceborne Imaging Radar pada pesawat ulang-alik Endeavour. Tembok Besar muncul sebagai garis oranye memanjang sepanjang gambar.

Kamlesh P. Lulla, kepala ilmuwan NASA untuk observasi Bumi di Johnson Space Center di Houston, memimpin kegiatan observasi dari Endeavor dan Stasiun Luar Angkasa Internasional. Dia mengatakan bahwa secara umum Tembok Besar sulit untuk dilihat dan sulit dipotret, karena terbuat dari bahan dan warna yang sama dengan tekstur di daerah sekitarnya.
Source :
http://simbya.blogspot.com/2011/03/apakah-benar-tembok-china-terlihat-dari.html
Tag :
ILmu Pengetahuan,
News